Home » » Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Galungan adalah salah satu hari raya besar bagi umat Hindu di Bali. Yang menarik, saat hari raya ini hampir setiap keluarga memasang penjor (bambu yang dihias sedimikian rupa) di depan rumah mereka, sebagai tanda syukur atas segala yang telah diberikan Tuhan. Jadi, kalau anda berkunjung ke Bali saat Galungan dan beberapa minggu sesudahnya, maka anda bisa menemukan penjor berjejer di sepanjang jalan.

Galungan sendiri datang setiap 210 hari sekali dan diperingati sebagai hari terciptanya alam semesta dimana kemenangan dharma atas adharma. Secara perhitungan, Galungan jatuh pada Buda Kliwon Dungulan. Saat Galungan, keluarga-keluarga Hindu di Bali pergi ke pura untuk bersembahyang kehadapan Ida Sang Hyang Widhi, Tuhan Yang Maha Esa. Saat Galungan ini pula keluarga yang berada di luar Bali akan kembali untuk berkumpul dan bersembahyang bersama.

Sehari sesudah Galungan atau Umanis Galungan adalah hari libur yang menyenangkan. Biasanya, orang-orang di Bali pergi mengunjungi keluarga jauh mereka, atau berwisata ke tempat-tempat yang indah. Intinya, mereka ingin berkumpul dengan keluarga mereka.

10 hari setelah Galungan, ada yang namanya Kuningan. Hari ini dimaknai sebagai hari perpisahan dengan para leluhur yang akan kembali ke stananya masing-masing, setelah sebelumnya berkumpul dengan keluarga pada hari Galungan. Pada hari ini pula, Ida Sang Hyang Widhi memberikan berkah kesejahteraan bagi seluruh umat manusia.

Sebagai umat Hindu, dearryk sendiri juga merayakan Galungan dan Kuningan. Untuk itulah dearryk sendiri mengucapkan *thanks to Reza :


Tambahan, anak-anak Copassus juga ingin mengucapkan hal yang sama. Disampaikan melalui gambar berikut ini *thanks to Dinar.


0 komentar:

Posting Komentar

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS