Home » » Jejaring Sosial Itu #2

Jejaring Sosial Itu #2

Berteman melalui jejaring sosial memang sangat menyenangkan, apalagi dengan berbagai fitur tambahan yang diberikan seperti permainan, aplikasi dan lainnya. Lewat jejaring sosial kita bisa berbagi apa yang kita rasakan atau apa yang sedang kita alami kepada �teman� kita lewat status.

Mereka (para �teman�) juga bisa memberi komentar, masukan, solusi atau tanggapan mengenai status kita. Kalau mereka sedang tidak ingin memberi tanggapan, mereka bisa sekedar memberi �Like� sebagai tanda kalau mereka pernah membaca status kita. Hal yang sama juga bisa kita lakukan pada mereka.

Sekarang, jejaring sosial mulai bergeser dari sekedar tempat untuk bersenang-senang menjadi sebuah gaya hidup (lifestyle). Karena itulah muncul berbagai alat komunikasi (gadget) yang memudahkan seseorang untuk mengaskses jejaring sosial.


Di satu sisi, hal ini sangat baik karena siapapun bisa berinteraksi dengan orang lain, sekalipun dia pemalu, dia akan lebih nyaman jika berinteraksi lewat jejaring sosial sebelum bertemu dan menjadi akrab secara langsung. Selain itu, kejadian-kejadian seperti bencana alam, kecelakaan dan lainnya bisa disampaikan lebih cepat sehingga pertolongan bisa datang lebih cepat. Satu lagi, setiap orang bisa menjadi wartawan (citizen journalism) hanya dengan menuliskan kejadian penting yang dilihatnya lewat jejaring sosial.

Di sisi lainnya, jejaring sosial membuat kasus kriminal terutama penculikan oleh orang tidak dikenal semakin meningkat karena begitu mudahnya para korban percaya dengan orang yang baru dikenalnya. Selain itu, privasi (data pribadi) juga jadi lebih mudah tersebar.  Dan yang paling parah, jejaring sosial dapat membuat seseorang lupa waktu dan tugas. Hal ini tentunya sangat tidak baik, terutama bagi pelajar, apalagi yang akan mengahadapi ujian.

Hanya satu pesan dari kami, berhati-hatilah saat menggunakan jejaring sosial. Jejaring sosial bukan segalanya, kita masih punya sejuta tantangan di dunia nyata yang harus dihadapi. 


NB : Artikel ini dapat juga dibaca di Mading SMAN 1 Kuta Utara, edisi awal 2012.

0 komentar:

Posting Komentar

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS