Home » » Komunitas Para Blogger

Komunitas Para Blogger

Para blogger sekarang ini sangat suka dengan yang namanya berkomunitas, jadi tidak heran kalau di setiap provinsi ada saja komunitas blogger. Bahkan di pulau besar seperti Jawa dan Sumatra, komunitas blogger sepertinya ada di setiap kota yang memiliki banyak blogger.

Apalagi sekarang sudah ada acara tahunan para blogger biasanya bisa bertemu, yaitu Pesta Blogger. Walaupun di dalam negeri mungkin sangat asing dan aneh dengan acara semacam Pesta Blogger, namun di luar negeri, acara tahunan para blogger adalah hal yang biasa.

Dari apa yang saya lihat sekarang, di Facebook pun banyak sekali komunitas blogger yang membernya adalah para blogger yang sudah lama ataupun baru mulai ngeblog. Tapi, ada perbedaan besar antara komunitas blogger yang 'tradisional' dengan komunitas blogger 'instant' yang dibuat di Facebook.



Dari hasil pengamatan saya terhadap komunitas blogger, yang tradisional jauh lebih baik dari pada yang instant. Mau tau perbedaan yang saya maksud? Berikut ini penjelasannya.


1. Komunitas blogger tradisional mengutamakan komunitas dan kebersamaan. Saya mengambil contoh komunitas blogger yang ada di Pekanbaru, Riau, atau biasa disebut Bertuah. Mereka sepertinya mengutamakan kebersamaan diantara para anggotanya. Bahkan, setiap anggota baru tidak langsung dianggap anggota sebelum mereka benar-benar aktif di Bertuah.

Berbeda dengan di Facebook, banyak sekali grup dengan label "Komunitas Blogger" yang dibuat, dipenuhi member namun adminnya sama sekali tidak aktif. Apakah dia terlalu sibuk ngeblog atau karena alasan lainnya. Akhirnya, grup yang disebut "Komunitas Blogger" tersebut hanya menjadi sarang para spammer yang berharap pengunjung.

2.  Anggotanya yang memiliki jalan pikiran berbeda. Ayo kita tanya jalan pikiran antara anggota komunitas blogger seperti Bertuah dengan anggota komunitas blogger di Facebook. Jalan pikiran mereka bisa dikatakan sangat jauh berbeda.

Kalau anggota komunitas blogger seperti di Bertuah, mereka mencari komunitas, ilmu serta sesekali sebagai ajang mempromosikan diri dan blog mereka. Tentunya kalau mereka tidak aktif di komunitas, mereka tidak akan dikenal.

Sementara para anggota komunitas blogger di Facebook hanya bergabung, menaruh link mereka dan berharap kunjungan dari anggota lainnya.

3. Kurangnya diskusi. Saya merupakan anggota di beberapa "Komunitas Blogger" di Facebook dan saya jujur saja kalau pernah 'nyepam' sesekali di tempat tersebut. Tapi, belakangan ini saya malah berpikir untuk keluar karena tidak ada gunanya. Tempat tersebut hanya menjadi tempat nyepam bagi member lainnya.

Sementara komunitas blogger yang mandiri (punya web sendiri) biasanya mengandalkan milist (mailing list), tapi bagi saya itu juga kurang bagus sekarang ini. Saya pernah bergabung dengan komunitas blogger di daerah saya, kemudian mengirim email. Hingga hari ini, belum ada yang membalasnya. (apakah mungkin email itu tidak terkirim ya?)

Tapi, bukan berarti komunitas blogger di Facebook itu semuanya buruk. Ada beberapa komunitas blogger 'tersembunyi' yang ada di Facebook. Layaknya forum, di grup tersebut para membernya sangat terbatas dan hanya blogger-blogger yang mau berdiskusi saja. Jika ada yang nyepam, tanpa ampun akan langsung dikeluarkan dari grup.

Saya adalah salah satu anggota komunitas blogger tersebut, dan sampai saat ini belum pernah nyepam disana. Tapi, sangat sering bertanya. hehehe...

Jadi, anda mau berkomunitas sebagai blogger???

0 komentar:

Posting Komentar

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS