Home » , » Siapa Bilang Main Game Itu Negatif?

Siapa Bilang Main Game Itu Negatif?

Banyak banget yang bilang kalau main game itu negatif lah, nggak baik untuk kesehatan lah dan banyak lagi. Karena itulah belakangan ini, banyak orangtua termasuk orangtua saya sendiri yang was-was dan selalu mengingatkan anak-anaknya ketika bermain game.

Banyak juga hasil riset yang menyimpulkan bahwa bermain game itu berdampak negatif pada anak-anak. Tapi, tunggu dulu. Kalau memang berefek negatif, kenapa bermain game tidak dilarang dari dulu???

Tidak selamanya kok bermain game itu berdampak negatif, jika pengawasan yang baik dan pengaturan waktu yang tepat. Bermain game bahkan dapat berdampak positif lho. Berikut ini, beberapa dampak positif bermain game.

Melatih Aktivitas Fisik (olahraga)

Tidak semua game itu mengharuskan pemainnya duduk diam di sofa dan menatap layar selama berjam-jam, ada beberapa game yang mengharuskan para pemainnya bergerak seperti menari atau bermain gitar. Disinilah dibutuhkan kecerdikan orangtua memilih game untuk anak-anaknya agar bisa 'memaksa' mereka bergerak walau saat bermain game.

Contoh game : Guitar Hero

Melatih koordinasi mata dan tangan

Bermain video game secara tidak langsung telah meningkatkan ketangkasan seorang anak yang akan sangat berguna dalam aktivitasnya sehari-hari. Olahraga seperti bulutangkis dan tenis meja adalah salah satu cara melatih koordinasi antara tangan dan mata tapi tidak semua anak tertarik untuk mencobanya. Jadi, game bisa menjadi alternatifnya.

Contoh game : Point Blank dan game beraliran FPS (First Person Shooter)

Melatih keterampilan sosial

Seorang anak yang punya kekurangan dalam keterampilan sosial akan sulit berinteraksi dengan sesama dan bisa menyebabkan depresi. Anak-anak pemalu dan kurang PD mungkin akan sulit bersosialisasi di dunia nyata dengan temannya tapi dengan bantuan game online, mereka bisa membuka diri sekaligus bermain dan melatih keterampilan sosialnnya.

Contoh game : Atlantica Online dan game online lainnya



Meningkatkan kemampuan belajar

Game itu tidak sekedar untuk bersenang-senang, game adalah sesuatu yang sangat kompleks dimana kita juga perlu memecahkan masalah dan membuat keputusan. Apalagi, saat ini game sudah berada di titik dimana para pemain harus bisa mengambil kendali dan berpikir sendiri. Jadi, secara tidak langsung akan meningkatkan kemampuan belajar pemainnya.

Contoh game : Amazing Alex, Bad Piggies

Belajar sportivitas dan adil

Yang namanya spotivitas dan fair play selalu ada dalam olahraga dan organisasi termasuk dalam game-game dengan tema olahraga. Secara tidak langsung, game ini menawarkan dan mengajarkan nilai-nilai tersebut.

Contoh game : PES, WE dan FIFA

Mengurangi stres

Siapa bilang orang tua saja yang bisa mengalami stres, anak-anak juga. Hal ini biasanya disebabkan oleh faktor orangua yang terlalu menaruh harapan dan tuntutan yang sebenarnya tidak disukai anak mereka. Bermain game dapat menjadi salah satu jalan keluar bagi anak untuk lepas dari tekanan dan mengurangi tingkat stres.

Melatih Kerja tim

Kerjasama dan membangun team work yang kuat banyak diperlukan dalam bermain beberapa video game terutama game online. Hal ini bisa membuat anak secara tidak langsung berinteraksi sekaligus belajar menjadi pemimpin dan yang dipimpin.

Contoh game : Point Blank

Membuat bahagia

Efek terbesar dari bermain apalagi kalau membuat bahagia. Inilah yang didapat sebuah gamer kenapa mereka senang bermain game. Tapi, disinilah titik dimana sebuah game bisa menjadi negatif karena bisa menyebabkan kecanduan dan lupa waktu.

Bermain game sebenarnya tidak selalu negatif, kalau ada hal negatif yang terjadi itu karena kurangnya pengawasan orang tua dan mental si anak yang belum siap. Biarkan anak-anak bermain sesering mungkin, tapi ingatkan mereka untuk berhenti. Jadi, bermain game itu tidak selalu negatif kan???

0 komentar:

Posting Komentar

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS