Home » » Waktu Pertama Ngeblog

Waktu Pertama Ngeblog

Tahun 2010 lalu, halaman depan blogger.com masih warna biru, beda banget sama sekarang yang warnanya udah putih. Belum lagi dengan fasilitas yang masih biasa-biasa aja, jadi harus sering ngutak-ngatik HTML biar tampilan blog maksimal dan sesuai keinginan. Yang paling menyebalkan, dulu itu belum ada perancang template. Jadi, kalau mau makai template bawaan blogger.com rasanya hambar banget. Makanya, kebanyakan blogger lebih milih memakai template gratisan atau hasil buatan sendiri.

Tapi, sekarang blogger.com sudah lebih baik. Walaupun katanya dalam waktu dekat mau berubah nama jadi Google Blog atau semacamnya. Lebih asyiknya lagi, sekarang sudah mulai banyak anak muda (seumuran saya) yang suka ngeblog, mereka bukannya ABG labil yang hanya ikut-ikutan tapi mereka punya jiwa penulis dan bisa saja generasi penerus blogger-blogger lama.

Oh ya, saya mau berbagi cerita soal masa-masa awal ngeblog tahun 2010 yang lalu.


Saat masa awal ngeblog, waktu itu saya masih kelas 2 SMP. Sebenarnya udah kenal yang namanya blog semenjak kelas 1 SMP, tapi sekedar jadi pembaca setia. Ada 1 blog yang menjadi pendorong terbesar mengapa saya ngeblog, saya mengikuti perkembangan blog itu dari masih menggunakan sub-domain wordpress.com sampai sekarang menggunakan TLD .com. Nama blognya adalah Vedasastra, saya kenal baik dengan penulisnya, tapi penulisnya yang tidak kenal saya.


Waktu itu saya masih termasuk ABG labil, jadi membuat blognya sangat lebay. Misalnya dari segi URL lumayan panjang, tapi saya tidak pernah menggunakan nama-nama yang sulit dibaca. Misal :

dearrykcynkbundacllumnggila.blogspot.com (X)

alamat blog saya yang pertama kalau tidak salah adalah :

aishiterudeari.blogspot.com (V)

Walaupun terkesan agak lebay, tapi saya tidak pernah menggunakan kata-kata yang terlalu alay dan tidak bisa dibaca.

Berikutnya adalah dalam penamaan blog ataupun sisi tampilan. Seperti yang sudah saya tulis diawal, tahun 2010 lalu blogger.com tidak secanggih sekarang dalam hal desain tampilannya. Apalagi waktu itu saya belum bisa menggunakan template gratisan. Nah, dengan belajar secara otodidak dan dibantu oleh Mas Ayub maka saya sempat mengganti template blog ini menjadi lebih keren. Pokoknya, sudah puluhan kali saya berganti template hingga akhirnya menggunakan template yang sekarang.

Babak baru dalam perjalanan saya sebagai blogger adalah ketika saya mulai belajar ilmu mencari uang lewat blog serta ilmu Optimasi Mesin Pencari (SEO). 2 ilmu itulah yang mulai menjerumuskan saya menjadi seorang blogger yang perhitungan, berbeda dengan saat pertama saya ngeblog yang sangat polos dan apa adanya.

Sebenarnya 2 ilmu itu adalah ilmu yang menyesatkan, kalau dipelajari secara setengah-setengah. Jadi, seperti kata banyak orang yang sudah sukses. Kunci dari menjadi seorang blogger yang sukses adalah fokus, dan perlu diingat kalau sukses itu bersifat relatif. Mendapatkan $10 per bulan dari ngeblog bisa saja dikatakan sudah sukses, tapi bisa juga dikatakan belum.

Waktu pertama ngeblog, saya tidak punya tujuan. Dan sedikit demi sedikit saya menemukan kepingan teka-teki tentang tujuan saya menulis blog. Bukan hanya untuk mencari uang, bukan sekedar untuk mencari komunitas tapi lebih dari itu semua. Tujuan ngeblog saya adalah membantu mengubah dunia ke arah yang lebih baik. Walaupun terkesan lebay, alay dan membuat muntah, tapi sekarang para blogger sudah mulai diperhitungkan.

Bukti bahwa para blogger mulai diperhitungkan, khususnya di Indonesia adalah munculnya banyak komunitas blogger yang sering menemukan pertemuan secara offline. Belum lagi pesta blogger yang merupakan acara tahunan para blogger Indonesia, kalau di luar negeri acara seperti pesta blogger sudah sangat biasa. Belum lagi banyaknya program-program penghasil uang seperti PTR, PPC dan PPA yang berbasis lokal.

Semua itu merupakan bukti bahwa sekarang blogger sudah sangat diperhtingan, hal itu sebenarnya sudah saya rasakan sejak 2010 lalu, bahkan sebelum 2010. Tapi, ditahun ini hal itu terasa semakin meyakinkan saja.

0 komentar:

Posting Komentar

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS